PERKEMBANGAN DAN PENGGUNAAN MEDIA BERBASIS TEKNOLOGI INDUSTRI

  1. Belajar Jarak Jauh  (distance Learning) dengan perangkat learning e-learning  adalah:

Pembelajaran jarak jauh (distance Learning) yang memamfaatkan teknologikomputer, jaringan komputer dan internet e-learning sering pula dipahami sebagai suatu bentuk pembelajaran berbasis web yang bisa  akses dari internet di jaringan lokal/internet.

Sebenarnya materi e-learning tidak harus  didistribusikan secar online baik melalui jaringan lokal-maupun internet, secara ofline menggunakan media cd/dvd pun termasuk e learning.

 

Ada beberapa pengertian yang berkaitan dengan e learning tersebut

  1. Pembelajaran jarak-jauh

E learning memungkinkan pelajar untuk menimba ilmu tanpa secara fisik menghadiri kelas. Materi belajar dikelola oleh sebuah pusat penyedia di kampus/universitas, perusahaan penyedia contenttentu, pembelajar bisamengatur waktu sendiri.

  1. Pembelajaran dengan perangkat komputer.

E learning disampaikan dengan memamfaatkan perangkat komputer, perangkat di lengkapi multi media dengancddrive dan koneksi internet pengajar dapat berpartisipasi dalam e learning.

  1. Pembelajaran foemal vs informal

E learning secara formal, pembelajaran dengan kurikulum,silabus, mata pelajaran dan tes yang telah diatur dan disusun berdasarkan jadwal oleh pihak-pihak terkait.Pembelajaran seperti ini biasanya tingkat interaksinya tinggi dan diwajibkan oleh perusahaan pada karyawan/pembelajaran jarak jauh dikelola oleh universitas dan perusahaan-perusahaan yang bergerak di bidang e learning.

E learning informal,interaksi lebih sempurna contoh:mailing list, e news letter, website dll

 

  1. Pengemabangan bahan belajar berbasis web

Bahan ajar yang disiapkan, dijalankan dan di mamfaatkan dengan media web.

Ada 3 karakteristik yang merupakan potensi besar bahan ajar berbasis web:

  1. Menyajikan multi media
  2. Menyimpan mengolah, menyajikan informasi
  3. Hyperlink

Salah satu karakteristik yang paling menonjol adalah adanya fasilitashyperlink. Hyperlink geografis, semua objek yangbersangkutan tersedia pada web. Dengan adanya fasilitas hyperlink maka sumber belajar menjadi sangat kaya. Search engine membantu untuk mencari subjek yang dapat dijadikan link.

Unsur-unsur bahan ajar:

  1. Tujuan
  2. Sasaran
  3. Ulasan materi
  4. Sistematika sajian
  5. Petunjuk belajar
  6. Evaluasi

Pengertian model pembelajaran berbasis komputer

Hal ini terjadi karena setiap ahli/institusi mengembangkan modelnya sendiri sesuai dengan kebutuhan lembaga yangakan menggunakkannya dan target sasaran populasi pengguna. Ada tiga tahap dalam pengembangannya yaitu (suparman MA, 2005:57)

  1. Tahap devinisi
  2. Tahap analis dan pengembangan sistem
  3. Tahapevaluasi
  4. Software bahan ajar

Teknologi selalu mencakup hardware dan software. Hardware akan berguna apabila tersedia software didalamnya. Demikian pula sebaliknya software baru akan bermamfaat apabila ada hardware yang menjalakannya.

 

Software dikelompokkan menjadi tiga jenis

  1. Software operating sistem
  2. Software aplikasi
  3. Software data/kontent

OS adalah software yang berfungsi sebagai sistem operasi seperti DOS, Windows linux dan Unik.

Aplikasi adalah: software yang digunakan untuk membangun/ menjalankan CMS

Sedangkan data/bahan ajar= termasuk kelompok konten misal bahan ajar, baik berupa teks audio, gambar, video animasi.

  1. Audiotape dan video tape

Kelabihan-kelebihan audio tape

  1. Baik untuk siswa yang sedang belajar mendengar
  2. Pengisi waktu saat menunggu
  3. Mendengar sambil melakukan mobilitas
  4. Alternatif bagi yang tidak senang membaca/ mempunyai kesulitan membaca
  5. Pendengar dapat mereview sambil menunggu melakukan kegitan lain.

Kelemahan audio tape

  1. Kaset buku ini kaku (kurang fleksibel) tergantung pada tape dan aliran listrik
  2. Tidak melakukan pembelajaran terhadap isi buku terlebih dahulu
  3. Bilamencermati isi buku harus mereview sampai menentukan yang dimaksudkan.
  4. Hal-hal penting tidak digaris bawahi tapi tetap diberi tanda khusus

Optimalisasi audiotape

  1. Matikan tape dan ulangi hal-hal yang perlu di hafalkan
  2. Buatlah catatan semua/ setelah selesai mendengarkan
  3. Dengarkanlah hal-hal penting/sulit beberapa kali
  4. Kalau ada buku manualnyalihat dan cermatilah terlebih dahulu sebelum mendengarkan kaset.

Video tape dan audio tape

Kelebihan

  1. Baik untuk semua, yang sedang belajar mendengar dan melihat
  2. Bisamempergunakan dirumah, diluar kelas maupun dalam perjalanan
  3. Bisa dipergunakan tidak hanya satu orang
  4. Dapat digunakan untuk pemberian umpan balik

Kelemahan video tape

  1. Sering dianggap sebagai hiburan tv
  2. Kegiatan melihat video tape adalah kegiatan
  3. Menggunakan video berarti memerlukan unit alat yaitu video tape, monitor
  4. Dibandingkan dengan kaset recorder harganya relatif mahal
  5. Pemirsa tidak bisa melihat secara cepat bagian-bagian tanyangan.

Optimalisasi videotape

  1. Kualitas videotape sangat variatif, pilihan yang menghasilkan gambar dan suara yang jelas
  2. Jangan mempergunakan waktu dengan melihat video yangtidak sesuai dengan yang diinginkan.
  3. Terlibat secara aktif
  4. Lengkapi dengan buku petunjuk dan buku latihan
  5. Cermatilah semua buku yang menyertai video tape
  6. Beristirahatlah ketika anda mulai kehilangan konsentrasi
  7.  Internasional network (internet)

Kelebihan

  1. Memungkinkan akses informasi ke banyak narasumber
  2. Hampir semua tema dapat diperoleh dari net
  3. Bisa menjelajah dunia dimana saja
  4. Adanya fasilitas untuk berinteraksi dengan orang lain dari seluruh penjuru.

 

MEDIA PENDIDIKAN DAN PROSES KOMUNIKASI PEMBELAJARAN

  1. Proses belajar mengajar sebagai proses komunikasi

 

  1. Bentuk-Bentuk komunikasi

Misal: tatap muka, telepon, telegram

Komunikasi terbagi menjadi 2 bagian:

  1. Komunikasi nom verbal (silent language)

Kumpulan isyarat, gerak tubuh, intisari, suara, sikap, yng memungkinkan seseorang untuk berkomunikasi tanpa kata-kata ( Bovee dan Thill 2003:4)

 

Menurut Mark Knap (cagara 2004:100)Fungsi komunikasi non verbal adalah:

  1. Meyakinkan apa yang diucapkan (repetition)
  2. Menunjukkan perasaan atau emosi yang tidak bisa diutarakan dengan kata-kata (subtitusion)
  3. Menunjukkan jati diri sehingga orang lain bisa mengenalnya (identity)
  4. Menambah atau melengkapi ucapan-ucapan yang dirasa belum sempurna

Dalam berbagai studi, komunikasi non verbal dikelompokkan dalam beberapa ( canggara 2004:101)

  1. Kinesics, komunikasi verbal dengan gerakan tubuh
    1. Emblenis menrupakan sebuah isyarat yang dibuat oleh suatu budaya misalnya v bagi orang amerika victory/ kemengan.
    2. Ilustrators merupakan sebuah gerakan badan untuk mengilustrasikan sesuatu misalnya tinggi badan seseorang.
    3. Affect display, isyarat yang biasanya timbul karena pengaruh dari emosional seseorang, misalnya wajah senang, wajah  berataut, wajah juga mengisyarakatkan pesan.
    4. Regulaters, suatu gerakan tubuh yang biasanya terjadi didaerah kepala misal: menggangguk, menggeleng.
    5. Adaptacy, suatu gerakan tubuh yang menunjukkan kejengkelan pada sesuatu contoh: menggerutu, menarik nafas, menggepal tinju dan lain-lain.
    6. Gerakan mata (Eye Gaze)

Siapa bilang mata tal dapat bicara, matala yangpaling menunjukkan ekspresi seseorang, apakah dia sedang sebal, sedih, atau senang.

  1. Sentuhan (Touching)

Sebuah isyarat yang dilambangkan dengan sentuhan badan. Ada tiga bentuk sentuhan:

  1. Kineshic, isyarat yang menunjukkan kemesraan/ keakraban
  2. Socio fugal, isyarat yang menunjukkan awal mula persahabatan
  3. Thermal, isyarat yang menunjukkan persahabatan namun intim misalnya: menepuk bahu adu tinju.
  4. Para language

Suatu isyarat yang timbul karena adanya sebuah tekanan pada saat berbicara. Sehingga pada saat si komunikator berbicara sang komunikan sudah mengerti apa yang sebearnya dibicarakan.

  1. Diam

Walaupun bentuk komunikasi ini merupakan bentuk yang sulit untuk diterka karena bisa saja apa yang dipikirkan orang itu adalah negatif atau positif.

  1. Postur tubuh
  2. Warna
  3. Bunyi
  4. Bau

 

  1. Komunikasi verbal

Komunikasi dimana disampaikan secara lisan atau tertulis yang menggunakan suatu bahasa.

Bahasa yaitu seperangkat kata yang disusun secara terstruktur sehingga mempunyai arti

Komunikasi verbal ada 2

  1. Komunikasi lisan/ Oral comunication
    1. Berbicara

Keunggulan berbicara

a)      Tidak merepotkan

b)      Waktu diperlukan lebih sedikit

c)      Tidakmemerlukan komponen baku

d)     Tidak perlu menulis

e)      Langsung

f)       Feedback bisa lansung dilihat

Kekurangan

a)      Bersifat spontan, kualitas komunikasi tergantung pada kemampuan seseorang untuk mengucapkannya.

b)      Jika orang lain berbicara dan tidak diberi perhatian maka persoalan akan hilang

c)      Audien sering melihat berbicara dari penampilannya sehingga langsung menjudge seorang dari cover.

  1. Menyimak

a)      Mendengarkan (hearing)

b)      Memperhatikan (attention)

c)      Memahami (Understanding)

d)     Mengingat (remembering)

e)      Mengevaluasi (evaluating) membedakan fakt/opini

f)       Menanggapi (responding)

  1. Membaca

Prinsip membaca

  1. Speed (kecepatan)

Jika membaca memerlukan pemahaman tingkat tinggi maka harus secar teliti. Namun kira-kira bacaan tersebut kurang relevan dengan kebutuhan maka kita membacanya selintas.

  1. Comprehension (pemahaman) pemahaman yangkita baca berpengaruh terhadap hasil dan apa yang kita baca, maka untuk pemahaman efektif perlu berkonsentrasi.
  2. Efisiensi, mengefektifkan apa yang kita harus pahami dalam bacaan
  3. Resensi (penyimpanan ingatan tentang apa yang kita baca)

 

3.Tujuan dan Prinsip Komunikasi

A. Tujuan

Ada 5 tujuan/motif umum komunikasi yang diidentifikasi

  1. Untuk menemukan

Berkaitan dengan penemuan personal, ketika berkomunikasi dengan orang lain anda belajar tentang diri anda sendiri dan prang lain.

  1. Untuk menghubungkan

Motivasi kita adalah membentuk dan mempertahankan hubungan dengan orang lain.

  1. Untuk membantu

Terapi konsultasi, guru, orang tua dan temuan hanya merupakan beberapa kategori yang sering berkomunikasi untuk memberikan bantuan.

  1. Untuk mengajak
  2. Untuk berbagi

B.Prinsip komunikasi

a. komunikasi adalah perangkat sinyal

perilaku komunikasi melibatkan pesan verbal, bahasa tubuh/beberapa komunikasi, biasanyapaket-paket perilaku verbal dan non verbal saling memperkuat danmendukung

b. komunikasi adalah transaksi

Komunikasi merupakan transaksi (Barmund 1970: warzlawick 1977-1978) komunikasi sebagai transaksi adalah: setiap orang dipahami sebagai pembicara dan sekaligus pendengar, yang secara simultan mengirim dan menerima pesan.

c.komunikasi adalah proses penyesuaian

seni komunikasi adalah mengidentifikasi sinyal-sinyal orang lain mempelajari bagaimana sinyal tersebut digunakan, memahami apa maksudnya

  1. Komunikasi melibatkan dimensi kandungan dan hubungan

Komunikasi menunjukkan pada dunia nyata, yang beredar di luar pembicara dan pendengar. Komunikasi juga menunjukkan pada hubungan antara beberapa pihak dalam semua transaksi

  1. Urutan-urutan komunikasi dijelaskan

Ketika seorang partisan/ pengamat komunikasi bertindak proses ini bisa dibagi menjadi sebab akibat, atau stimulus atau respon.

  1. Komunikasimelibatkan transaksi sitematis dan komplementer
  2. Komunikasi tak terhindarkan, tidak dapat dibalikkan, tidak terulang.

 

4.Faktor-faktor penghambat komunikasi

a. Hambatan sosiologi

b. hambatan antropologis

c. Hambatan Psikologis

 

TEKNIK PERENCANAAN DAN STRATEGI PENGGUNAAN MEDIA PENDIDIKAN DALAM PROSES BELAJAR MENGAJAR

  1. Prosedur Pemilihan dengan Model Assure
  2. Analisis karakteristik siswa ( analisis learner character)

Karakteristik terbagi 2:

  1. Karakteristik khusus berkaitan dengan usia, pengalaman belajar sebelumnya, lata belakang keluarga, sosial budaya, ekonomi. Pembelajaran ditingkat sekolah dasar secara psikologis anak padajenjang pendidikan awal menuntut informasi kongkrit, jelas tidak verbalistis, sederhana. Diperlukan pembelajaran menyenagkan dan juga sesuai dengan keterampilan berfikir.
  2. Menurut pressein (costa:1985) berfikie dasar merupakan gambaran berfikir rasional yang terdiri dari sepuluh kemampuan yaitu: menghafal, membayangkan, mengelompokkan, mengeneralisasikan, membandingkan, mengevaluasi, menganalisis, mensintesis, mendeduksi, mengumpulkan. Jadi keterampilan berfikir kompleks : berfikir rasional dengan proses berfikir kompleks yang meliputi pemecahan masalah, pembuatan keputusan, berfikirkritis, berfikir kreatif.
  3. Tujuan Pembelajaran (State Objektif)

Sesuai dengan kurikulum berbasis kompetensi maka tujuan :

  1. Standar kompetensi peserta didik merupakan ukuran kemampuan minimal mencakup kemampuan, pengetahuan, keterampilam dan sikap yang harus dicapai, diketahui dan mahir dilakukan oleh peserta didik pada setiap tingkatan dari suatu materi yang diajarkan.
  2. Kompetensi dasar merupakan standar kompetensi peserta didik yang cakupan materinya lebih sempit dibandingkan standar peserta didik.
  3. Indikator pencapaian merupakan hasil belajar berupa kompetensi dasar yang lebih spesifik yang dapat dijadikan ukuran untuk menilai keterampilan hasil pembelajaran.

 

Hall & Jones (1976:48)Kompetensi 5 macam:

a)      Kompetensi kognitif = pengetahuan, pemahaman, perhatian

b)      Kompetensi afektif = menyangkut nilai, sikap, minat,appresiasi

c)      Kompetensi penampilan = demonstrasi keterampilan fisik, psikomotorik

d)     Kompetensi produk = keterampilan melakukan perubahan terhadap pihak lain

e)      Kompetensi eksploratif = ekspresif = pemberian pengalaman mempunyai nilai kegunaan dimasa depan, sebagai hasil pasif

  1. Memilih, merancang atau memodifikasi yang sudah ada (select, modify, a design material)

Pemilihan media dapat menggunakan format checklist, matrik, flowchart. Jenis media dipilh anderson yakni: audio, cetak, audio proyeksi visual diam,proyeksi, visual diam dan visual gerak. Visual gerak dengan audio.

 

  1. Uji Coba Media

Hal-hal yan diperhatikan dalam pemilihan media:

Siapkan waktu yang cukup (misal 10 menit) untuk pemasangan media, pastikan media tersebut dapat digunakan sebelum dipilih contoh OHP

  1. Respon Siswa (Reguate Learner Respon)

Sasaran akhir dalam sebuah pembuatan media adalah harus dapat dipahami, dimengerti dan memudahkan siswa. Dan ada juga respon positif dan repon negatif. Respon lebih kepada presepsi dan tanggapan terhadap media dengan cara membuat angket sederhana khusus.

 

  1. Evaluasi (evaluate)

Suatu proses membuat suatu keputusan tentang nilai suatu objek. Keputusan evaluasi didasarkan atas hasil pengukuran. Melainkan juga hasil pengamatan yang akhirnya menghasilkan keputusan tentang suatu objek yang di nilai. Evaluasi dilakuka denga 2 cara: evaluasi pada saat pembelajaran dan evaluasi pada akhir pembelajaran.

 

  1. Prosedur pemilihan media model anderson

Media merupakan bagian integral dalam pembelajaran sebagai salah satu komponen dari beberapa komponen dalam sistem pembelajaran dan pemilihan media mengacu pada keterkaitan dengan komponen lain.

 

 

DASAR PERTIMBANGAN DALAM PEMILIHAN MEDIA

  1. Alasan teoritis

Beberapa alasan yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan media adalah:

  1. Tujuan instruksional yang ingin dicapai
  2. Karakteristik siswa atau sasaran
  3. Jenis rangsangan belajar yang diinginkan (audio, visual, gerak dan seterusnya0
  4. Keadaan, latar belakang lingkungan
  5. Kondisi setempat dan luasnya jangkauan yang ingin dicapai
  6. Alasan praktis memilih media pendidikan
    1. Bermaksud mendemonstrasikannya seperti halnya pada kuliah tentang media
      1. Merasa sudah akrab dengan media tersebut, misalnya seorang dosen yang sudah terbiasa menggunakan proyektor transparansi
      2. Ingin memberikan gambaran atau penjelasan yang lebih konkret
      3. Merasa media dapat berbuat lebih dari yang bisa dilakukannya.

Pertanyaan –pertanyaan praktis yang dapat diajukan dalam rangka pemilihan media jadi adalah sebagai berikut:

  1. Apakah media tersebut relevan dengan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai?
  2. Apakah ada sumber informasi, katalog dan sebagainya mengenai media yang bersangkutan?
  3. Apakah perlu dibentuk tim untuk mereview yang terdiri dari calon pemakai?
  4. Apakah ada media dipasaran yang telah divalidasikan?
  5. Apakah media yang bersangkutan boleh direview terlebih dahulu?
  6. Apakah tersedia format review yang sudah dilakukan?

Kriteria dalam memilih media

  1. Profesor Ely

Kriteria pemilihan media harus dikembangkan sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai, kriterianya adalah:

  1. Karakteristik siswa
  2. Strategi belajar mengajar
  3. Organisasi kelompok belajar
  4. Alokasi waktu dan sumber
  5. Serta prosedur penilaiannya juga perlu dipertimbangkan.
  6. Dick and carey
    1. Ketersediaan sumber setempat, artinya bila media yang bersangkutan tidak terdapat pada sumber-sumber yang ada harus dibeli atau dibuat sendiri.
    2. Apakah untuk mebeli atau memproduksi sendiri tersebut ada dana, tenaga dan fasilitasnya.
    3. Faktor yang menyangkut keluwesan, kepraktisan dan ketahanan media yang bersangkutan untuk waktu yang lama.
    4. Efektifitas biayanya dalam jangka waktu yang panjang.

 

 

RUANG LINGKUP MEDIA PENDIDIKAN

  1. Pentingnya Media Pendidikan.

Media pendidikan sa  gat diperlukan dalam proses pengajaran. Dengan adanya media pendidikan akan lebih menunjang lancarnya proses komunikasi didalam materi yang disampaikan oleh guru akan lebih dimengerti oleh peserta didik. Selain itu dengan adaya media pendidikan gagasan yang ingin disampaikan oleh guru akan cepat ditangkap oleh siswa.

 

  1. Pengertian Media Pendidikan
    1. Asosiasi teknologi dan komunikasi pendidikan (association of education and Communication Technology /AECT)  di Amerika, membatasi media sebagai segala bentuk dan saluran yang digunakan orang untuk menyatukan pesan dan informasi.
    2. Gagne (1970) menyatakan bahwa media adalah berbagai jenis komponen  dalam lingkungan siswa yang dapat merangsangnya untuk belajar.
    3. Bringgs (1970) berpendapat bahwa media adalah segalaalat fisik yang dapat menyajikan pesan serta merangsang siswa untuk belajar.
    4. Asosiasi pendidikan nasional (National Education Association/NEA) media adalah bentuk-bentuk komunikasi baik tercetak maupun audiovisual serta peralatan.
    5. Jadi media adalah segalasesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan dari pengirim ke penerima sehingga dapat merangsang pikiran, perasaan, perhatian dan minat serta perhatian siswa sedemikian rupa sehingga proses belajar terjadi.
    6. Fungsi dan Kegunaan Media

Fungsi media

  1. Menurut Derek Rowntree, media pendidikan (media instruksional educatif) berfungsi:

a)      Membangkitkan motivasi belajar

b)      Mengulang apa yang telah terjadi

c)      Menyediakan stimulus belajar

d)      Mengaktifkan respon peserta didik

e)      Memberikan balikan dengan segera

f)       Menggalakkan latihan yang serasi

  1. Pendapat lain mengenai fungsi media

a)      menyampaikan informasi dalam proses belajar mengajar

b)      memperjelas informasi pada waktu tatap muka dalam proses belajar mengajar

c)      melengkapi dan memperkaya informasi dalam kegiatan balajar mengajar

d)     mendorong motivasi

e)      meningkatkan efektifitas dan efisiensi dalam menyampaikannya

f)       menambah variasi dalam menyampaikan materi

g)      menambah pengetian nyata tentang suatu pengetahuan

h)      memberikan pengalaman-pengalaman yang tidak diberikan guru serta membuka cakrawala yang lebih luas, sehingga pendidikan bersifat produktif

i)        memungkin peserta didik memilih kegiatan  belajar sesuai dengan  kemampuan, bakat dan minatnya

j)        mendorong terjadinya interaksi  antara peserta didik dengan guru, peserta didik dengan peserta didik  serta peserta didik dengan lingkungannya.

Kegunaan Media Pendidikan.

  1. Memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbalistis (dalam bentuk kata-kata tertulis atau lisan belaka)
  2. Mengatasi keterbatasan ruang waktu dan daya indra.
  3. Penggunaan media pendidikan secara tepat dan bervariasi dapat mengatasi sifat pasif anak didik.
  4. Dengan adanya sifat yang unik pada tiap siswa ditambah lagi dengan lingkungan dan pengalaman yang berbeda sedangkan kurikulum dan materi pendidikan ditentukan sama untuk setiap siswa, maka guru banyak mengalami kesulitan bila semuanya itu harus diatasi sendiri.
  5. Ciri-Ciri Media Pembelajaran
  6. Media pembelajaran identik dengan alat peraga langsung dan tidak langsung
  7. Media pembelajaran digunakan dalam proses komunikasi instruksional
  8. Media pembelajaran memiliki muatan normatif bagi kepentingan pendidikan
  9. Media pembelajaran merupakan alat yanf efektif dalam instruksional
  10. Media pembelajaran erat kaitannya dengan metode mengajar khusunya maupun komponen-komponen sistim-sistim instruksional lainnya.
  11. Sejarah Perkembangan Media Pendidikan

Pada mulanya media hanya dianggap sebagai alat bantu mengajar guru. Alat bantu yang dipakai adalah alat bantu visual  misalnya gambar model, objek dan alat-alat lain yang dapat memberi pengalaman kongret. Pada akhir tahun 1950 teori komunikasi mulai mempengaruhi penggunaan alat bantu audio visual, sehingga selain sebagai alat media juga berfungsi sebagai penyalur pesan atau informasi belajar. Baru pada tahun 1960-1965 orang baru memperhatikan siswa sebagai komponen yang penting dalam proses belajar mengajarr. Pada tahun 1965-1970 pendekatan sistem mulai menampakkan pengaruhnya dalam kegiatan pendidikan dan kegiatan pembelajaran.

 

 

KLASIFIKASI MEDIA PENDIDIKAN

 

  1. KLASIFIKASI
    1. Hamijaya mengklasifikasikan media pembelajaran yang dikaitkan dengan teknologi pendidikan menurut penggunaannya :
      1. Media dan teknologi pendidikan yang penggunaanya secara masal seperti:

a)      Televisi dapat melalui: siaran terbuka, cctv, starvision dengan stasiun peniar atau relay dari pesawat terbang yang bisa keliling di daerah operasional siaran.

b)      Film slide

c)      Radio

  1. Media teknologi pendidikan yang metode penggunaanya secara individual.

a)      Kelas atau laboratorium elektronik

b)      Alat-alat otoinstruktif

c)      Kotak unit instruksional

  1. Media dan teknologi pendidikan yang penggunaanya secara konvensional
  2. Media dan teknologi pendidikan pada pendidikan modern berupa:

a)      Ruang kelas otomatis

b)      Sistim proyeksi berganda

c)      Sistin inter komunikasi

  1. Gerlach dan ely
    1. Benda-benda asli dan manusia (real materialis and people)
    2. Gambar-gambar dan gambar yang disorotkan (visual and projection)
    3. Gambar gerak, baik hitam putih, bewarna, baik yang bersuara maupun tidak, representatif grafis.
    4. Rekaman bersuara baik dalam kaset maupun piringan hitam
    5. Televisi
    6. Benda-benda hidup simulasi maupun modal
    7. Instruksioanl berprogram atau CAI 9Computer Asissten Instruktion)

 

  1.  Edgar dale

edgar Dalae mengklasifikasikan media pembelajaran berdasarkan pengalaman belajar pesrta didik , yaitu dari yang bersifat kongret sampai yang bersifat abstrak pengalamantersebut meliputi: melalui lambang kata/verbal, lambang visual, gambar, rekaman, radio gambar-gambar hidup, televisi dll.

  1. Rudi Bretz

Bretz mengelompokkan media kedalam 7 kelas

  1. Media audio-motion-visual
  2. Media audio-still-visual
  3. Media audio-semimotion
  4. Media motion-visual
  5. Media still-visual
  6. Media audio
  7. Media yang hanya mampu menampilkan informasi berupa simbol-simbol tertentu saja.

 

  1. JENIS DAN KARAKTERISTIK
  2. Media Grafis
    1. Bagan, penyajian diagramatik suatu lambang visual, misalnya media bagan pohon, media bagan akar, media bagan arus.
    2. Gambar, mamfaat media gambar dalam proses instruksional adalah penyampaian dan penjelasan mengenai informasi, pesan, ide dan sebagainya dengan tanpa banyak menggunakan bahsa-bahasa verbal, tetapi lebih memberi kesan.  Yang termasuk dalam media gambar adalah poster.
    3. Komik, sebagai media instruksional edukatif, komik mempunyai sifat yang sederhana, jelas, mudah dan bersifat personal. Komik diterbitkan dalam rangka tujuan komersial dan edukatif yang mempunyai unsur-unsur: sederhana langsung, aksi-aksi yang cepatdan menggambarkan peristiwa yang mengandung bahaya.
    4. Media poster, yaitu mediayang digunakan untuk menyampaikan informasi, saran atau ide, misalnya poster penghijauan, poster lalu lintas, dan sebagainya.
    5. Karikatur, bentuk informasi yang selain lucu juga bersifat sindiran.
    6. Media gambar bersambung/ gambar seri (viratoon) yaitu media grafis yang digunakan untuk menerangkan suatu rangkaian perkembangan. Setiap seri media gambar bersambung dan selalu terdiri dari sejumlah gambar.

 

 

 

My Profile

Posted: 4 April 2011 in Media Pendidikan

Nama : Dila Monisa
Nim/ BP : 02406/2008
Prodi Pendidikan Ekonomi
fakultas Ekonomi
Universitas Negeri Padang